by Unknown | 
in
Opini
at Kamis, Oktober 18, 2012
Dari beberapa artikel yang saya baca, banyak yang mengaitkan berkokoknya ayam jantan pada malam hari dengan agama. Dan semua artikel terkait itu berasal dari artikel tulisan orang Indonesia. Inilah kelemahan kita sebagai orang Indonesia, kebanyakan berpikir dari sudut pandang agama, apa-apa harus ditinjau dari agama.....hmmmm....
Mari berlogika :D
Mengutip dari buku
When Do Fish Sleep?
oleh David Feldman:
"Sebagian besar berkokok berlangsung di pagi hari, seperti halnya kebanyakan menyanyi, karena pada saat itulah burung-burung yang paling aktif, dan sebagian besar iklan teritorial terjadi kemudian. Banyak vokalisasi lain yang terdengar sepanjang hari adalah untuk jenis komunikasi lainnya, termasuk panggilan berkelompok, yang berfungsi untuk menjaga anggota dari kawanan untuk tetap bersama-sama dan berhubungan jika mereka keluar dari pandangan satu sama lain."
Sebenarnya
ayam jantan dapat berkokok kapan saja ia mau, beberapa ayam jantan berkokok secara konstan, beberapa lagi hanya berkokok sesekali dalam satu hari. Hal ini tergantung dari jenis dan kepribadian sang ayam. Pada beberapa jenis,
ada yang tidak berkokok pada malah hari.
Jadi mengapa ayam jantan kelihatannya terkadang berkokok di malam hari? Ini dikarenakan pada malam hari merupakan jam istirahat bagi manusia, sehingga kokokan ayam sangatlah jelas terdengar, yang menganggu waktu istirahat
manusia.
Semoga gambar ini menyejukkan sedikit pembahasan kita
Have a nice day... :D ;)
referensi:
by Unknown | 
in
Opini
at Rabu, Oktober 17, 2012
Pembahasan sederhana ini ada kaitannya dengan postingan saya sebelumnya tentang "Mitos gigi berlubang disebabkan cacing gigi".
Obat Combantrin yang tergolong pyrantel pamote (di bawah US Pharmacopoeia) atau pyrantel Embonate (di bawah Eropa Pharmacopoeia) ini, merupakan obat pembasmi cacing dalam pengobatan cacing tambang (semua jenis) dan cacing gelang (Ascaris lumbricoides, alias ascarids pada manusia) pada hewan peliharaan seperti kuda, sapi , domba, babi, kucing, anjing, dan banyak spesies lain. Obat ini adalah kombinasi dari pyrantel dan asam pamoat. Beberapa perusahaan obat memasangkan pyrantel pamoate dengan praziquantel untuk cacing pita, dan kadang-kadang febantel untuk whipworms dalam rangka untuk memberikan perawatan yang lebih lengkap untuk parasit usus dalam satu dosis. Jadi obat ini sejatinya merupakan obat cacing. Namun ada pemahaman pada beberapa orang bahwa obat Combantrin ini dapat menyembuhkan sakit gigi karena dalam anggapan mereka obat ini akan membunuh cacing yang terdapat pada gigi.
Saya sudah menjelaskan bahwa argumen cacing gigi tidaklah valid, tidak ada cacing gigi. Jadi kemungkinan ada hal lain dari penggunaan obat ini yang memberikan efek samping 'penyembuhan' sakit gigi.
Ada dua praduga saya tentang 'efek penyembuhan' ini :
- Efek samping penggunaan obat
- Placebo
Praduga pertama, efek samping penggunaan obat.
Efek yang mungkin terjadi karena mengkonsumsi pyrantel pamote: Mual, muntah, diare, perut / perut kram, sakit kepala, mengantuk, pusing, sulit tidur, atau kehilangan nafsu makan
Dari daftar efek samping ini, saya tidak dapat menemukan satupun yang bisa memberikan 'efek penyembuhan'. Jadi saya menduga bahwa ada
efek samping yang belum diketahui dari obat ini yang memberikan 'efek penyembuhan' sakit gigi.
Praduga kedua, Placebo.
Saya lebih menominasikan praduga kedua ini sebagai penyebab 'efek penyembuhan' sakit gigi. Pengguna obat ini, yang percaya bahwa ada cacing gigi yang menyebabkan sakit pada gigi mereka, secara tidak langsung akan menciptakan kepercayaan dalam pikirannya bahwa obat ini akan menyembuhkan mereka, dimana kepercayaan ini semakin diperkuat oleh tingginya tingkat kesembuhan penyakit cacing perut pada pengguna lain setelah pemakaian obat tersebut.
Kesimpulan saya saat ini, Combantrin (
pyrantel pamote) sama sekali tidak menyembuhkan sakit gigi.
Ditunggu saran dan perbaikan dari pembaca...:).
Have a nice day...:D ;)
sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Pyrantel_pamoate
Datasheet Pyrantel Pamoate (Santa Cruz Biotechnology, Inc)
http://www.healthlinkbc.ca/kb/content/drugdetail/hw49694.html
http://www.webmd.com/a-to-z-guides/pyrantel-pamoate-for-the-treatment-of-pinworms
http://www.drugs.com/sfx/pyrantel-pamoate-side-effects.html
by Unknown | 
in
Mitos
at Rabu, Oktober 17, 2012
Wah...wah... dapat lagi mitos terbaru hari ini... Memanglah kalau berada di antara Ibu-Ibu selalu ada aja cerita-cerita baru yang muncul dari antah berantah.
Mitos kali ini: Gigi yang berlubang disebabkan oleh cacing gigi.
Mitos ini sudah berumur lanjut, data yang tertua terdapat pada sebuah teks Sumeria dari tahun 5000 SM yang menyatakan bahwa penyebab karies gigi adalah "cacing gigi" yang mengisap darah di gigi. Teks mengenai kepercayaan ini ditemukan pada beberapa tablet tanah liat yang terkubur di dekat Niffer, Ur dan beberapa kota sekitar lembah mesopotamia. Bukti kepercayaan akan mitos ini juga terdapat di India, Mesir, Jepang, dan China. Di china, terdapat Relik yang berasal dari dinasti Shang berumur 1000 SM yang menjelaskan bahwa cacing masuk ke rongga mulut yang kemudian menyebabkan lubang pada gigi. Suku Aztek yang mendiami daerah Mexico City, juga percaya bahwa cacinglah penyebab karies gigi.
di Zaman pencerahan Eropa, kepercayaan akan cacing gigi sudah tidak lagi diterima. Pierre fauchard, yang dikenal sebagai bapak kedokteran gigi modern, adalah salah satu orang pertama yang menolak kepercayaan ini.
pada tahun 1890, berdasarkan penelitian oleh WD Miller, disimpulkan bahwa bakteri yang hidup di rongga mulut lah yang menyebabkan kerusakan gigi dimana bakteri ini akan menghasilkan asam yang melarutkan struktur gigi saat bakteri ini berada di lingkungan gigi yang terdapat fermentasi karbohidrat.
Jadi, secara ilmiah telah dibuktikan bahwa bukan cacing gigi yang menyebabkan gigi berlubang tetapi bakteri.
Kesimpulan: Cacing gigi invalid.
Have a nice day...:D ;)
sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Dental_caries
http://kosmo.hubpages.com/hub/What-Can-I-Do-about-My-Bad-Teeth
http://health.wikinut.com/LOVE-YOUR-TEETH-NOW/3pklobpb/