Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 01 Juni 2012

Biji Terkecil dan Biji Terbesar Di Dunia

by Joielechong sipayung  |  in Tumbuhan at  Jumat, Juni 01, 2012

Di artikel sebelumnya saya sedikit menyinggung bahwa biji sesawi bukanlah biji terkecil, untuk memperjelas fakta yang mendasarinya, saya akan coba ulas tentang biji terkecil dan terbesar di dunia. 


Biji Terkecil Di Dunia : Biji Anggrek Epifit

Tumbuhan Anggrek Epifit biasanya tumbuh pada batang pohon. Umumnya tumbuhan ini tidak membahayakan tanaman inang, dimana ia bergantung pada tumbuhan inang hanya untuk mendapatkan dukungan.
Karena tidak memiliki keuntungan dari pasokan rutin air yang diserap dari tanah, anggrek epifit hidup dalam kondisi kurang lebih xerophytic dan memiliki adaptasi yang sesuai seperti daun kasar tebal, yang sering sekali sukulen. Namun adaptasi terbesar epifit aerial adalah pengembangan jaringan yang unik yang disebut velamen di akarnya. Seperti pada tanaman tanah biasa, akar epifit juga memiliki tujuan ganda sebagai pegangan dan penyerapan. Akar yang mengikat epifit ke inangnya melaksanakan tujuan ini dengan sangat mengagumkan dimana akar berpegang pada kulit pohon dengan tingkat kekokohan yang tinggi. Tapi sejumlah besar akar tergantung bebas di udara. Di dalam akar inilah jaringan velamen mencapai perkembangan yang maksimal.Sebagai pengganti lapisan piliferous akar monokotil, di bagian ini ada beberapa lapisan sel-sel mati dengan sudut yang menebal untuk mencegah keruntuhan. Jaringan velamen ini memiliki sel yang berisi udara pada kondisi kering, yang memberikan warna abu-abu khas pada akar. Sebuah lapisan sel berdinding tebal di dalamnya mencegah air keluar dari ikatan air yang ada pada unsur-unsur yang terkandung pada bagian dalam akar. Tapi terkadang ada sel berdinding tipis yang memungkinkan air dari luar untuk masuk ke dalam jaringan. Korteks yang ada di dalam velamen, berupa sel parenchymatous berdinding tipis dengan banyak klorofil yang memberikan warna hijau ke akar ketika unsur-unsur alternatif xilem dan floem, di dalam terkandung empulur sel parenchymatous.


Perbandingan Biji
Perbandingan Biji Anggrek dengan biji yang lainnnya.

Anggrek epifit tertentu dari hutan hujan tropis menghasilkan biji terkecil di dunia, hingga 35 juta per ons. Satu benih beratnya sekitar satu 35/1000000 dari satu ons (1/35, 000,000) atau 0,81 mikrogram. Beberapa benih hanya sekitar 1/300  dari satu inci (85 mikrometer). Biji anggrek tersebar ke udara seperti butiran partikel debu atau spora bersel tunggal, Hingga akhirnya sampai ke bagian atas kanopi dari pepohonan hutan hujan.



Biji Terbesar Di Dunia: Biji Coco de Mer

Coco de Mer (Lodoicea maldivica), satu-satunya anggota dari genus Lodoicea, merupakan palma endemik di kepulauan Praslin dan Curieuse di Seychelles. Dahulu juga ditemukan di St Pierre, Chauve-Souris dan Ile Ronde (Kepulauan Round, sebuah islet dekat Praslin) di kelompok Seychelles, tetapi punah dari kepulauan ini. Nama dari genus Lodoicea, berasal dari Lodoicus, bentuk Latin dari Lous, untuk menghormati Raja Louis XV dari Perancis. Pohonnya dapat tumbuh hingga ketinggian 25 - 34 m. Buahnya yang matang memiliki diameter 40-50 cm dan berat 15-30 kg. Buahnya memerlukan waktu 6-7 tahun untuk matang dan 2 tahun tambahan untuk berkecambah
Meskipun termasuk dalam genus yang berbeda dari pohon kelapa yang sebenarnya (Cocos), Coco de Mer sering disebut "kelapa ganda". Sebuah biji tunggal dapat mencapai panjang 12 inci (30 cm), memiliki lingkaran hampir 3 kaki (0,9 m) dan berat 40 pon (18 kg).


Biji Coco De Mer
Biji Coco de Mer
Buah Coco de Mer
Buah Coco de Mer


Referensi: 
http://waynesword.palomar.edu/ww0601.htm
http://www.orchids.co.in/plant-facts/epiphytic-orchids.shtm
http://en.wikipedia.org/wiki/Coco_de_Mer

0 comments:

Silahkan tinggalkan komentar anda: