free counters
Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label My Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Life. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Oktober 2015

Perpisahan yang memilukan

by Unknown  |  in My Life at  Sabtu, Oktober 31, 2015
Setelah 3 tahun bersama, akhirnya tiba juga saatnya untuk berpisah.
Suka dan duka telah kita jalani bersama
Pagi, siang, dan malam telah kita lalui bersama

Berat hati menerima kenyataan yang sangat pahit ini
Tidak rela untuk melepas kepergiaanmu

Kesetiaanmu sungguh teruji
Kesabaranmu sungguh kukagumi
Namun waktu sepertinya tidak mau menunggu

Ada awal ada akhir
Ada pertemuan ada perpisahan
Selamat berpisah

Selamat tinggal keyboard wirelessku,
Selamat jalan GW101.

Jumat, 30 Oktober 2015

by Unknown  |  in My Life at  Jumat, Oktober 30, 2015
Blog ini kemungkinan besar bakalan sunyi dengan artikel-artikel terbaru dari ane. Soalnya saat ini lagi mencoba fokus membuat aplikasi game di android. Target waktu tersisa untuk ane tinggal 4 bulan lagi, jadi harus kerja keras, fokus, dan mengesampingkan hal-hal lain yang kurang penting.

Terpaksa untuk blog ini juga harus dikurangi waktu ane...:(

Senin, 12 Oktober 2015

Jangan sakit hati pada orang yang marah

by Unknown  |  in Personal Building at  Senin, Oktober 12, 2015

Kalau orang marah kepadamu apa yang kamu lakukan? Kemungkinan besar kamu juga akan marah padanya; ikut-ikutan marah dan memarahinya atau menyimpan amarah di dalam hatimu. Kedua pilihannya sebenarnya adalah sama cuma cara penyampaiannya saja yang berbeda.

Seperti slogan "Buanglah Sampah Pada Tempatnya", marah pun harus disalurkan pada tempatnya. Ada kalanya kita patut marah seperti disaat kita melihat orang yang melakukan penyiksaan pada orang lain, atau saat kita melihat ketimpangan sosial di masyarakat, atau disaat kita merasakan ketidakadilan yang terjadi pada orang-orang di sekitar. Ada juga saatnya kita tidak patut marah seperti saat kita dihardik karena melakukan kesalahan. Marah merupakan salah satu bagian hidup manusia yang penting.

Perlukah Marah?
Namun apakah kita sebaiknya marah? Mari kita selidiki saat-saat amarah meliputi pikiran kita. Saat kita marah, kita cenderung tidak bisa berpikir jernih dan sering melakukan hal yang tidak perlu. Amarah menguasai dan selalu ingin meluapkan seluruh kekesalan yang ada di dalam hati saat itu juga. Ketika amarah menjadi pemimpin pikiran, maka hal baik yang biasa kita lakukan pun hilang digantikan dengan hal yang jahat.

Orang yang sedang marah sering disamakan dengan orang yang sudah gila. Orang gila sembarang melakukan apapun tanpa memikirkan apa konsekuensinya, demikian juga orang yang marah ia akan cenderung melakukan apapun untuk memuaskan amarahnya tersebut.

"Sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah." Yakobus 1:20
Seperti kutipan ayat alkitab di atas, amarah tidak akan mengerjakan hal yang baik bagi hidup kita. Amarah hanya berfungsi untuk memuaskan emosi manusia, lebih dari itu tidak ada. Jangan memilih untuk marah tetapi pilihlah untuk berhenti marah.


Sakit Hati Pada Orang Yang Marah
Kecenderungan yang terjadi pada saat kita berhadapan dengan orang yang marah adalah kita terbawa emosi dan ikutan-ikutan marah. Tentu saja hal ini tidak bermanfaat sama sekali, karena bukannya menyelesaikan masalah penyebab marah orang tersebut malah kita menambah masalah lain. Sebaiknya kita tidak terpancing untuk marah, kemudian kita berusaha mencari tahu apa penyebab orang itu marah.

Bisa dikatakan saya adalah orang yang terlalu sensitif terhadap sikap orang lain, terutama amarah orang lain. Terkadang amarah saya jauh lebih besar dari amarah orang yang memarahi saya. Memang sepertinya ada rasa terpenuhi saat saya diliputi rasa marah. Namun ternyata bukan karena amarah itu memberikan hal yang berarti, malah sebenarnya kepuasan yang saya terima adalah rasa puas karena bisa marah. Amarah saya dipuaskan oleh rasa marah bukan hati saya yang dipuaskan. Setelah saya marah apa yang saya dapat? Malah semakin banyak masalah dan kemudian penyesalan karena sudah menyakiti orang lain dengan amarah, yang tentu saja sudah terlambat datangnya.

Kebanyakan orang tidak ingin marah dan tidak suka marah. Tetapi masalah pribadi, kantor, keluarga, atau keuangan, sering memicu orang untuk marah. Karena itu, ketika seseorang marah pada kita sebaiknya kita berusaha mengerti dan memakluminya sebab mungkin saja ia marah karena masalah di kantornya terlalu berat, atau bisa saja ia sedang mengalami hari yang buruk dalam hidupnya, atau saat itu ia sedang memiliki masalah dengan suami atau istri atau anak-anaknya. Jangan ikut marah dan berusahalah untuk mengerti mereka.

Amarah bisa diatasi jika kita mau untuk mencoba. Amarah bukan tuan atas diri kita tetapi kitalah yang berkuasa atasnya.



sumber gambar: https://andrewberg.wordpress.com/2015/06/03/three-ways-to-battle-anger/

Sabtu, 10 Oktober 2015

Membuat Game Online Android

by Unknown  |  in pemrograman at  Sabtu, Oktober 10, 2015

Ternyata banyak hal yang perlu dipersiapkan untuk mengembangkan Game online untuk Android. Baik dari segi finansial, kejiwaan, serta teknisnya. Secara finansial, kalau gak punya uang yang gak bisa makan. Jadi kalau gak makan kan gak mungkin bisa membuat game, ya kan? hahaha. Secara kejiwaan, kalau jiwa gak kuat bakalan cepat stress mengerjakannya, dan bisa jadi gagal membuat gamenya. Jadi harus dipastikan seorang pembuat game harus tidak mengalami gangguan kejiwaan.

Karena secara finansial saya masih bisa makan dan secara kejiwaan saya masih normal, maka hal yang perlu dikaji sekarang adalah hal teknisnya.

Dalam mengembangkan game online untuk Android adalah beberapa hal yang perlu dikuasai:

1. Jenis Game
Kita harus mengerti jenis game apa yang kita kembangkan, apakah game turn base, atau game MMORPG yang melibatkan banyak pemain sekaligus, atau game First-Person Shooter yang membutuhkan tingkat akurasi game.

2. Server Game
Bagi masing-masing game dibutuhkan jenis server yang berbeda. Untuk first person shooter, server membutuhkan tingkat akurasi yang tinggi. Untuk game MMORPG, server membutuhkan kemampuan untuk melayani banyak pengguna sekaligus, yang mungkin sampai 100.000 pengguna secara bersamaan seperti Game Clash Of Clans. Beberapa open source game server ini patut dicoba: gamemachine, KBEngine, dan Nugetta.

3. Game Engine
Dibutuhkan Game Engine untuk memudahkan kita membuat game. Tentu saja kita bisa mengembangkan sendiri game dari dasar, tetapi hal tersebut akan menghabiskan waktu. Ini beberapa Game Engine yang dapat dipakai: LibGDX, Unity3D, OGRE, Cocos2d-x.

Nah, ketiga hal inilah yang perlu kita kuasai sebelum mengembangkan game. Memang selain ketiga hal tersebut adalah hal terpenting yang sengaja saya tidak cantumkan, yakni Ide. Mengapa saya tidak cantumkan? Karena tidak mungkin mengembangkan game tanpa memiliki ide akan game apa yang ingin dihasilkan bukan?.

Selamat membuat game..:) ;)




sumber gambar: https://en.wikipedia.org/wiki/Game_engine

Kamis, 17 September 2015

Fear, Frustration, And Worry

by Unknown  |  in Personal Building at  Kamis, September 17, 2015
I can't deny my fear for failure. I worried for not having much more money and don't know how to acquire it. Failure is imminent for me.

Fear, frustration, and worry make my body grew restless. I feel like having a cold and flu every time I have those feelings and they immobilize me.

How I can escape from these reality? Now the main things that in my mind are about how to get much money in a short time. Because my time limit is nigh. Because there are so much expenses that on hold and need to be paid. Because my room rent due date  need to be paid. Because my sister room rent due date need to be paid. Because our family debt need to be paid. Because I need food to eat next month. Because I need money to marry my girlfriend.

I complaining for every problems and focusing myself to the problems. I hate myself for not having a good life like many peoples out there. I despise myself and blame others, especially my family, for not nurturing me with plenty of goods and money. Problems are my main focus now.
"You can complain because roses have thorns, or you can rejoice because thorns have roses." Ziggy
Frustration is the thing that almost of us can't overcome. We frustrate for many things;lack of food, lack of money, our relationships, job, unfriendly Boss in work place, and many other things in every day of our life. The main question is, do we really need to frustrate?.

I know that we don't really need to be frustrated or complaining for our life. Life is go on whether we frustrate or not. We can't add a single hour to our life by worrying (Matthew 6:27). We need not to worry about anything and start believing that we can go through the problems.

The reality is harsh. It really not easy to not complaining and become frustrated, nor it easy to believe we can go through every obstacles without any effort and sweat. It sure hard. No, hardest thing to do for most of us. But should us surrender our life to frustration? No!. Life is too precious to spent on complaining and frustrated. Our life is much more important than problems. Our happiness is much more important than worrying. Don't spend your life rotting in the deepest pit of your problems. Believe that you better than that. I choose no for complaining, frustration, and worry. I choose to believe that my Creator had make a plan for something special for me and for others, because he create me magnificently (Psalm 139:14).

Let's say: 
"I can do all this through God who gives me strength" (Philippians 4:13).


* Picture from: http://www.thegospelcoalition.org/article/why-are-you-worried 

Selasa, 15 September 2015

Totally broke

by Unknown  |  in My Life at  Selasa, September 15, 2015
Honestly, currently I'm totally broke. With small amount of money just enough for buying food a week. Fortunately, with a due date for my room rate on about 10 days more and due date for electrical and water bill today. I mean I'm very fortunate to have these misfortunes.

Albeit I really don't know how can I survive tomorrow, I believe that always a way for me to overcome these problems. It a sure thing that I won't have a food to eat tomorrow, and a certainty that I can't do much without any money left in my pocket. But should I surrender to my problem and go proclaim that I'm a failure?. No, it just a tiny speckle of obstacle that blocking my life. I know that is really a fact that I broke now. Poor and helpless. But it is only a fact. Fact can't determine my life. I alone that determine my life. It is a fact that now I can't do anything to outgrow my problems. It is a fact that without money I can't do much. But fact can be created anytime. Fact doesn't means something is a dead right. Fact doesn't means my failure is set in stone. Fact is only a fact.

I believe that my life is much bigger than my problems. Though currently I really don't know how to cope with these problems now, but I think I will pass through these problems like I always do.

These just a problems. Problems make me stronger. As a German Philosopher, Friedrich Nietzsche, says "That which does not kill us makes us stronger.". There always a way for a problem. It all depends by how we see and absorb the value from it.

Senin, 14 September 2015

Texlive for my Slackware64 current

by Unknown  |  in Slackware at  Senin, September 14, 2015
As I am too lazy to build Texlive for my Slackware64 current, I take a short cut for it.

I download Texlive package from Robby Workman Slackware repository. But before installing it, I build two packages from Slackbuilds.org that it require:texi2html, libsigsegv. But texlive will give you error when run because it need old libpoppler from slackware64 14.1, libpoppler.so.43. The trick to fix this is so simple, just make a soft link for libpoppler.so.51 in /usr/lib64/. We can do that by running these commands as root:
 #cd /usr/lib64  
 #ln -s libpoppler.so.51 libpoppler.so.43  
Now I can work with latex..;)