Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 21 Oktober 2013

Pentingnya Filter Pada Informasi Yang Diterima

by Joielechong sipayung  |  in Personal Building at  Senin, Oktober 21, 2013

Abad Informasi 
Tingginya arus informasi yang dapat kita peroleh dari berbagai sumber seperti televisi, internet, koran, radio dan sebagainya merupakan aset yang sangat berharga bagi kehidupan manusia saat ini. Abad ini merupakan abad informasi yang begitu besar dan cepat yang belum pernah terjadi pada abad-abad sebelumnya. Sebuah peristiwa dalam hitungan detik bisa diketahui banyak orang.

Sayangnya, informasi yang begitu melimpah membuat banyak orang hanya menjadi pengumpul informasi tentang banyak hal dalam spektrum yang begitu luas dan tanpa fokus. Mereka berlomba untuk membagikan informasi pada orang lain dan sekitarnya dan sering tanpa melakukan filter yang benar akan informasi tersebut. Mereka inilah yang disebut sebagai infomaniak.

Informasi Yang Mentah
Informasi tanpa filter yang benar kemudian dibagikan melalui jaringan sosial seperti facebook, twitter, dan instant messaging. Informasi "mentah" ini kemudian sampai pada orang-orang yang belum mempunyai filter yang tepat; remaja, pemuda-pemudi yang baru beranjak dewasa, dan orang-orang dewasa yang belum mempunyai filter yang kokoh.

Informasi "mentah" tersebut menjadi nilai yang mereka anut. Apa yang mereka terima dari informasi ini menjadi hal yang dianggap wajar atau sesuai dengan keadaan yang sedang mereka jalani. Publisitas yang terus menerus dari informasi tersebut, yang dilakukan orang-orang infomaniak, lama-lama tertanam dan menjadi tolok ukur mereka di dalam kehidupan. Apa yang sebenarnya tidak wajar dalam ukuran normatif yang berlaku di dalam kehidupan, berbalik menjadi sebuah kewajaran akibat informasi yang salah.

Penanaman Filter Yang Benar
Untuk mengatasi tingginya informasi "mentah" yang beredar, perlu diadakan pendidikan normatif pada generasi sekarang dan mendatang. Keluarga sebagai tempat pendidikan utama menjadi tonggak penentu untuk membangun filter yang benar pada generasi sekarang dan mendatang. Orang tua harus memberikan pedoman yang benar dan sesuai dengan kaidah yang benar yang ia pegang. Kasih sayang dan bimbingan yang sepenuh hati serta perhatian yang cukup bagi keluarga akan membangun filter yang kokoh pada keluarga terutama pada anak-anak.

Pendidikan agama yang cukup juga akan memberikan benteng yang kokoh akan arus informasi yang ada. Agama akan memberikan dan menunjukkan kaidah dan norma yang harus diikuti. Agama akan menjadi pedoman hidup sekaligus filter yang baik akan informasi sehingga orang tidak akan sembarangan menerima informasi yang beredar luas di sekelilingnya.

Sayangnya terkadang ada beberapa agama yang malah memberikan pedoman yang salah atau filter yang salah pada informasi yang ada.

0 comments:

Silahkan tinggalkan komentar anda: