Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 16 Agustus 2014

Orang Indonesia (Bukan) Penemu 4G

by Joielechong sipayung  |  in Teknologi at  Sabtu, Agustus 16, 2014

Teknologi 4G
Saya bangga saat mendengar dari acara sebuah stasiun telivisi Indonesia bahwa orang Indonesialah yang menemukan teknologi 4G (yang teknisnya merupakan teknologi jaringan LTE). Namun nurani saya sebagai seorang programmer mengatakan bahwa sepertinya ada sesuatu hal yang aneh dari informasi ini. Nurani saya berkata "Tidak mungkin seseorang bisa menemukan teknologi yang besar ini, tidak mungkin hanya satu orang". Rasa ingin tahu saya terus-terusan menghantui. Saya sangat tertekan, tidak berdaya, dan... Ok, saya pikir cukup hiperbolanya... :D :D.

Dari beberapa artikel yang saya baca, ternyata pak Dr. Eng. Khoirul Anwar, yang dianggap sebagai penemu 4G, bukan orang yang menemukan 4G tetapi salah seorang yang menemukan teknologi untuk 4G. 4G tidak hanya terdiri dari satu atau dua buah teknologi, tetapi terdiri dari ribuan teknologi yang telah dipatenkan baik secara perseorangan maupun kelompok. Ribuan teknologi tersebut membentuk satu kesatuan standar untuk 4G.

Orang-orang yang berperan penting dalam perkembangan penemuan teknologi 4G sebenarnya adalah sebuah tim dari penemu di perusahaan Ericsson di negara Swedia bukan satu orang Indonesia.

Menyedihkan, ternyata media telivisi Indonesia bukannya mendidik tetapi berusaha membodohi masyarakat dengan informasi yang salah. :(.

Salam berpikir.


* Gambar diambil dari http://en.ria.ru/infographics/20091124/156966571.html

5 komentar:

  1. betul,, ane juga bertanya2 ternyata dari ericson.. ada orang islam juga di antara 4 penemu itu yakni Muhammad

    BalasHapus
    Balasan
    1. apa hubungannya sama islam
      ngapain bawa2 islam segala

      dasar spammer gila

      Hapus
    2. bodoh bawa agama segala

      Hapus
  2. kata siapa penemu 4g
    di wikipedia (en) aja gak ada itu nama khoirul anwar, yang ada malah chairil anwar penyair
    di situs2 basa inggris juga sama sekali gak pernah disebut-sebut.
    hoax ah

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar anda: