Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 26 Oktober 2014

Beberapa pengalaman yang bermanfaat

by Joielechong sipayung  |  in Opini at  Minggu, Oktober 26, 2014

Ada beberapa pengalaman saya yang saya pikir sangat bermanfaat jika orang lain tahu.

1. Jangan cuma menilai masalah dari satu sisi saja.
Berdasarkan pengalaman yang baru-baru saya lewati, ternyata ada baiknya untuk tidak sekadar menilai masalah dari sisi kita sendiri. Saat saya sedang bermasalah dengan si calon Istri, saya sering menilai bahwa pasti masalah yang kami hadapi ini bakalan mendapat akhir yang buruk. Nyatanya saat sang calon istri mengutarakan pendapatnya, masalah yang kelihatan memiliki akhir buruk sama sekali tidak berakhir pada yang buruk tetapi selesai dengan damai. Untuk itu, jangan sekali-kali mengambil keputusan atas sebuah masalah dengan satu kepala saja. Selalu cari orang lain untuk menolongmu.

2. Mengalah jauh lebih baik daripada keras kepala saat beradu argumen.
Hampir tidak ada keuntungan dari keras kepala, cuma ada rasa ego yang menggebu-gebu. Keras kepala akan menimbulkan konflik saat beradu argumen. Argumen yang terbaik adalah dengan mengalah. Mengalah akan memberikan kemenangan yang jauh lebih tinggi nilainya daripada kemenangan saat berargumentasi. Sudah sifat dasar manusia untuk mendapatkan penghargaan. Dengan mengalah, berarti kita memberikan orang lain harga diri yang tinggi. Setelah anda memberikannya harga diri yang tinggi, kemungkinan besar orang tersebut akan mendengarkan anda. Karena ia berpikir anda itu bukan musuh tetapi orang yang menghargainya. Jauh lebih mudah untuk berbicara dengan orang yang telah anda menangkan hatinya daripada berbicara dengan orang saat beradu argumen. Beri dia harga dirinya, maka anda akan memenangkan hatinya. Kemudian anda akan mudah berbicara dengannya karena dia telah menganggap anda temannya.

3. Kalau anda marah, diamlah.
Marah tidak selalu memberikan hasil yang baik. Tekanan darah tinggi, Stroke, Stress, dan lain sebagainya yang malah lebih besar kemungkinannya didapatkan dari marah. Dengan diam, kita bisa mempelajari situasi dan berpikir jenih. Tetapi saat anda diam, sebaiknya jangan kepalkan atau keraskan rahang anda karena hal tersebut adalah bagian dari marah. Coba kaji ulang mengapa anda marah, apa yang membuat anda marah, apa untungnya anda marah, apa ruginya jika anda marah. Jika logika anda sudah mendapatkan jawaban atas pertanyaan tersebut, maka cobalah untuk marah..:)

Selamat mencoba...;)

0 comments:

Silahkan tinggalkan komentar anda: