Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, 25 April 2015

Bertahan saat putus asa

by Joielechong sipayung  |  in Opini at  Sabtu, April 25, 2015

Sulit untuk tetap bertahan pada prinsip dan visi yang ingin kita capai saat orang-orang terdekat tidak mendukung. Dan tidak jarang orang-orang terdekat kita juga yang sering menjatuhkan mental yang sedang kita bangun. Sulit untuk mencapai apa yang kita tuju jika dukungan yang kita harapkan dari orang terdekat ternyata berbalik menjadi pematah semangat.

Tetapi ini tetaplah sebuah alasan yang sering kita pakai untuk membenarkan ketidakberanian kita untuk tetap bertahan dan maju. Hal yang ingin kita capai itu yang seharusnya menjadi hal yang terpenting daripada sekadar alasan untuk berhenti. Jika memang visi yang ingin dicapai patut diperjuangkan, maka alasan-alasan tersebut harus dibuang jauh-jauh.

Menjadi sebuah dilema tersendiri jika ternyata yang menjadi alasan kita untuk sulit bertahan adalah pasangan yang hidup yang tidak sepikiran dengan kita. Hal ini menjadi semakin rumit jika visi yang ingin dicapai merupakan visi yang menyertakan pasangan hidup sebagai bagian dari visi tersebut. Apa yang dapat kita lakukan jika ini terjadi?

Tatkala pasangan hidup menjatuhkan mental, hidup serasa tidak memiliki makna lagi. Visi yang ingin diraih seperti menjadi hal yang mustahil dilakukan. Dilema muncul karena tidak bisa memisahkan antara pentingnya visi dan pentingnya teman pasangan hidup. Sulit untuk memisahkannya karena hampir tidak ada batasan yang jelas di antaranya.

Apa yang bisa kita perbuat untuk mengatasi hal ini?. Sampai sekarang saya belum menemukan solusi yang tepat untuk ini. Dan saya harus jujur dengan kenyataan yang terjadi pada hidup saya, semangat saya patah karena ternyata hampir tidak ada dukungan dari keluarga, bahkan pasangan saya, yang dapat menguatkan hati saya kembali.

Namun dibalik semuanya itu, saya masih memiliki keyakinan pada Pencipta hidup saya ini. Bahwa Tuhan memiliki rancangan yang indah untuk setiap anak-anakNya. Bahwa Tuhan memberikan sebuah tujuan hidup bagi setiap anak-anakNya. Dan Ia memampukan kita untuk tetap bertahan di dalam kondisi apa pun, di dalam masalah apa pun, di setiap waktu. Ia memberikan kita ujian-ujian kehidupan agar kita siap menerima rancanganNya yang indah bagi masing-masing kita.

Tetap kerjakan visimu dan berserah pada Tuhanmu. Percayalah bahwa setiap masalah selalu ada jalan keluar. Tetap maju dan bertahan walaupun kamu tidak tahu apa yang akan terjadi di depan. Kerjakan rancangan hidupmu dan hiduplah dengan selalu berpegang pada anugerah Sang Pencipta.

0 comments:

Silahkan tinggalkan komentar anda: