Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 01 November 2015

Waktu Untuk Menunggu

by Joielechong sipayung  |  in Opinion at  Minggu, November 01, 2015

Pernahkah kita sadar bahwa banyak waktu yang telah terbuang saat kita menunggu? Pernahkah terpikir mempergunakan waktu tersebut untuk sesuatu yang lebih bernilai bagi hidup kita?

Bisa dikatakan tiada hari bagi kita tanpa menunggu. Baik kita sadari atau tidak sadari, menunggu sudah menjadi bagian dari hidup. Saat kita menunggu acara telivisi kesenangan, menunggu waktu pulang dari tempat kerja, menunggu keluarnya gaji, saat menunggu jawaban teman dari media sosial melalui aplikasi seperti BBM, Whatsapp, Line, dan sebagainya, menunggu menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan saat akan berangkat kerja, dan menunggu-menunggu yang lainnya. Bahkan saya sendiri saat akan menulis tulisan ini harus menunggu proses loading dari blogger yang memakan waktu lebih dari 5 menit dikarenakan jaringan internet yang tidak stabil.

Bayangkan jika setiap kita menunggu diperlukan waktu minimal 5 menit. Maka jika dalam satu hari tersebut kita menunggu beberapa hal (ini hanya imajinasi saya tentang orang kebanyakan) seperti: menunggu makanan untuk sarapan pagi, menunggu angkot untuk berangkat kerja, menunggu angkot sampai ke tempat kerja, menunggu jam makan siang, menunggu kerjaan selesai, menunggu jam pulang kerja, menunggu makan malam. Dari 7 penungguan ini, maka kita telah menghabiskan 5 x 7 menit, 35 menit waktu kita dalam satu hari. Coba tambahkan daftar penungguan Anda yang lain, maka Anda akan menemukan bahwa banyak sekali waktu yang dihabiskan untuk sekadar menunggu.

Waktu yang tidak terpakai ini bisa kita manfaatkan untuk hal-hal lain seperti membuat daftar rencana hidup, membaca buku, atau bisa juga mengisi pikiran kita dengan berpikir yang positif dan bermanfaat bagi hidup.

0 comments:

Silahkan tinggalkan komentar anda: