Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 08 Januari 2016

Lingkungan dan kata hati

by Joielechong sipayung  |  in Opini at  Jumat, Januari 08, 2016


Sering kita lupa akan hal penting yang perlu kita lakukan, malah memprioritaskan hal yang menyenangkan untuk dikerjakan terlebih dahulu. Akibatnya, hal yang penting tersebut gagal diselesaikan dengan baik.

Sadar atau tidak sadar, kita sering diingatkan akan hal penting yang perlu kita selesaikan. Lingkungan sekitar kita sepertinya punya cara untuk mengingatkan kita sebagai penghuninya untuk melakukan apa yang penting bagi hidup kita. Namun sering sekali kita tidak memperdulikannya.

Kata hati kita pun sering menjadi salah satu pengingat yang paling sering dan getol untuk mengingatkan kita akan prioritas yang harus dilakukan di dalam hidup. Tetapi tetap saja, karena kekerasan hati kita atau mungkin karena kebiasaan untuk meniadakan kata hati, kita sering mengabaikan petunjuk yang diberikan oleh kata hati.

Mungkin kita seperti dilupakan dan diabaikan di dunia ini, tetapi sesungguhnya masih banyak yang peduli dan memperhatikan kita. Mungkin kita merasa sendirian dan kesepian, tetapi sebenarnya bukan kesepianlah yang sebenarnya terjadi karena yang terjadi adalah kita meniadakan diri kita sendiri, meniadakan hati kita sendiri, meniadakan petunjuk yang biasanya kita terima untuk mengarahkan kita menuju hal yang berharga dan bermanfaat bagi hidup.

Manusia dan hewan sama-sama dibekali oleh insting alami yang berguna dalam bertahan hidup. Hewan senantiasa mendengarkan insting, kata hatinya, tetapi kita manusia malah mengabaikannya. Kita cukup sombong untuk hidup tanpa bantuan kata hati.

Marilah kita memulai untuk rendah hati dan kembali mendengarkan kata hati yang telah lama kita abaikan.




Sumber gambar: Sebagai Wirausaha, Apakah Anda Sudah Menggunakan Insting?

0 comments:

Silahkan tinggalkan komentar anda: