Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 06 Maret 2016

Harga diri atau kebahagiaan

by Joielechong sipayung  |  in Opini at  Minggu, Maret 06, 2016


Harga diri merupakan hal yang terkadang menjadi bumerang bagi kebanyakan orang. Ini dikarenakan sifatnya yang dualisme; yang satu meningkatkan penilaian yang baik pada diri seseorang, dan yang satu lagi meningkatkan penilaian bahwa seseorang itu memiliki martabat yang lebih tinggi dari orang lain. Memang orang yang memiliki harga diri yang tinggi cenderung memiliki kepercayaan diri yang tinggi juga. Dan tentu saja hal tersebut memberi pengaruh positif yang sangat besar bagi perkembangan kepribadian seseorang. Tetapi saat harga diri bergeser menjadi semata-mata bermakna martabat diri yang lebih tinggi dari orang lain, maka sering terjadi pergesekan-pergesekan kepentingan yang malah merugikan.

Memang harga diri itu penting bagi semua orang. Harga diri yang tinggi membantu kita bertumbuh dan membantu perkembangan karakter individu ke arah yang positif. Orang-orang pemenang selalu memiliki harga diri yang tinggi.

Saya termasuk orang yang memiliki harga diri yang tinggi. Saya memiliki harapan yang tinggi dalam kehidupan pribadi. Saya memiliki kepercayaan yang tinggi bahwa saya pasti meraih kesuksesan yang saya mau. Saya memiliki intelegensi dan kemampuan belajar yang tinggi semua berkat harga diri yang tinggi. Sisi buruknya adalah, saya lebih sering keras kepala dan sering terlalu percaya diri akan kemampuan saya. Menganggap pendapat orang lain itu biasa dan tidak berpengaruh merupakan salah satu sifat buruk yang saya miliki. Untung sifat ini sudah berkurang dan sudah mampu untuk saya kuasai.

Dulu saya biasa untuk beradu argumentasi dengan orang lain. Menjadi benar dan menang dalam argumentasi merupakan sebuah keberhasilan bagi saya. Dan yang saya hasilkan kebanyakan hanya kepuasaan sesaat. Menang dalam argumentasi hanya membuat hubungan kita dengan orang lain jadi jauh lebih buruk dari sebelumnya. Saya menang dengan membawa pulang ketidakbahagiaan.

I'd far rather be happy than right any day. Douglas Adams
Kebahagiaan jauh lebih penting daripada sekadar harga diri. Seandainya saya bisa kembali dan memperbaiki hidup saya sebelumnya, maka saya akan selalu berusaha untuk merendahkan diri saya sendiri untuk mendapatkan kebahagiaan. Apakah artinya kita hidup jika kita tidak bahagia?

Sulit untuk memilih antara harga diri atau kebahagiaan ketika keduanya saling bertolak belakang. Keputusan kembali kepada kita, apakah kita sudah cukup dewasa untuk memilih apa yang bermanfaat untuk waktu yang berkepanjangan atau mengikuti keinginan sesaat saja. Saya memilih untuk bahagia.



sumber gambar: Human value & a look at self-worth

0 comments:

Silahkan tinggalkan komentar anda: