Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 26 Januari 2016

Berdebat bukan sarana komunikasi yang baik

by Joielechong sipayung  |  in Pengembangan Diri at  Selasa, Januari 26, 2016


Berdebat hampir tidak berguna dalam komunikasi yang baik, karena tujuan debat selalu untuk menunjukkan siapa yang lebih benar dan argumentasi siapa yang paling masuk akal. Dalam komunikasi yang baik, orang hampir selalu tidak ingin direndahkan. Orang lebih menyukai pujian dan merasakan bahwa ia didengarkan. Orang lain lebih menyukai seorang pendengar yang baik.

Seperti yang saya paparkan di artikel "Bersikap Bodoh Itu Pintar dan Bersikap Pintar Itu Bodoh", orang lain tidak suka pada orang yang berlagak pintar. Hal ini jelas-jelas berlawanan dengan prinsip debat, yang menganjurkan kita agar bersikap pintar. Orang lain lebih suka pada orang yang berlagak bodoh, karena orang-orang seperti ini cenderung menjadi pendengar yang baik.

Untuk membentuk hubungan yang baik dengan orang lain lewat komunikasi, sebaiknya selalu hindari debat. Hindari yang namanya merasa diri lebih tahu dari orang lain.


Belajar dari pengalaman sendiri, saya sering kali berkomunikasi dimana saya harus selalu menang bicara. Memang ada kepuasan jika kita menang bicara dengan orang lain. Namun hal ini tidak membantu hubungan kita dengan orang lain. Orang lain tidak suka kalah. Orang lain tidak suka direndahkan. Orang lain selalu ingin dipuji. Hal ini merupakan sifat alami dari manusia.

Mari kita bersikap rendah hati, bersikap bodoh, dan lebih menghargai orang lain. Berhentilah berdebat dengan orang lain.




Sumber gambar: http://www.fairlawnschools.org/Page/4093

0 comments:

Silahkan tinggalkan komentar anda: