Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 08 November 2012

Bagaimana menjadi profesional yang dapat diandalkan

by Joielechong sipayung  |  in Personal Building at  Kamis, November 08, 2012

Ini merupakan artikel pertama dari 10 bagian artikel 10 Kebiasaan Pembatas Karir.

Tidak bisa diandalkan (tidak reliabel) diidentifikasikan sebagai Kebiasaan Pembatas Karir nomor satu dan ini tidaklah mengejutkan. Bagaimanapun juga, jika orang yang mempekerjakan (atau dengan) kamu tidak dapat bergantung padamu, apakah tujuan kamu dipekerjakan? Kebenaran harus diberitahukan, orang yang tidak reliabel sebenarnya berbahaya bagi kesuksesan seluruh tim.

Jika kamu ingin sukses berkarir di tingkat manapun, orang lain harus memiliki kepercayaan terhadapmu. Mereka harus tahu bahwa kamu akan melakukan apapun sekuat tenaga untuk mencapai komitmenmu. Jika kamu ingin dilihat sebagai orang yang kredibel dan dianggap sebagai anggota berharga di dalam tim, kamu pertama sekali harus jadi reliabel. Ini 3 strategi untuk mengatasi tidak reliabel dari Kebiasaan Pembatas Karir.

1.Lakukan sesuai dengan kata-katamu
Jangan pernah membuat janji yang tidak ingin kamu tepati. Tidak ada cara yang lebih cepat untuk menghilangkan kepercayaan daripada tidak tepat janji. Dan saat kepercayaan hilang, butuh waktu yang sangat lama untuk memperbaikinya (Dan bahkan, kepercayaan tersebut bakalan hilang selamanya). Ketika kamu memberikan janjimu, kamu sama halnya dengan memberikan jaminan personal. Percayalah padaku, janji yang tidak ditepati akan selalu diingat.
Bayangkan janjimu itu sebagai kontrak. Sebelum setuju terhadap sesuatu, yakinkan bahwa kamu mengerti syarat dan ketentuannya. Jika deadline atau ekspektasinya tidak realistis, benahi terlebih dahulu. Ya, memang baik untuk memaksa dan menantang kemampuanmu, tapi jangan sampai ke titik dimana dirimu tidak bisa menepati komitmenmu itu.

2. Di bawah janji, selesaikan lebih
jangan hanya mengatakan apa yang orang ingin dengarkan. Alih alih membuat janji yang tidak ditopang oleh perencanaan yang realistik, bantulah dirimu dan buat komitmen yang bisa dicapai. Tetapkan batasan pada tingkatan yang masuk akal. Setelah itu, lompati batasan itu.

Jika kamu berjanji tentang sesuatu yang sangat menantang dan kemudian gagal untuk menyelesaikannya, kamu tidak memiliki orang lain untuk dipersalahkan, kecuali dirimu. Berikan dirimu beberapa waktu ekstra. Ingatlah bahwa (hampir) tidak ada yang akan berjalan sesuai yang kamu rencanakan di tempat kerjamu. Rencanakan untuk menerima gangguan. Perkirakan kejutan. Tambahkan "bantalan" pada estimasimu. Keberhasilan hanya membuat orang kagum pada saat kamu melakukannya melampaui dan melewati ekspektasi. Waktu ekstra, perencanaan terhadap gangguan, dan perkiraan kejutan akan memberikanmu ruang untuk bergerak saat semua hal yang kemungkian dapat menyebabkan masalah benar-benar terjadi.

3. Hadapi Kesalahan
Kita semua pernah membuat janji yang kita ingin penuhi dan kemudian ternyata tidak dapat kita penuhi. Kita semua pernah melakukan kesalahan. Dan meskipun kita ingin melakukan yang terbaik, tetap saja kita gagal melakukannya. Hal ini hanyalah fakta-fakta kehidupan. Bagaimana kamu menghadapinya, itulah hal yang terpenting. Hadapi dan selesaikanlah masalah sesegera mungkin.

Jika kamu tidak dapat memenuhi hal yang sebelumnya kamu janjikan, minta maaflah dan berusahalah untuk segera memperbaikinya. Jika sesuatu hal terjadi sehingga membuatmu tidak bisa menyelesaikan tepat waktu sesuai janjimu, bicaralah dan lakukan sekuatmu untuk memperbaikinya. Yang terpenting, jangan sembunyikan atau membuat alasan atau mempersalahkan yang lain saat terjadi masalah. Bertanggung jawablah. Akuilah. Perbaiki. Dan kemudian temukan apa yang terjadi sehingga kesalahan tersebut bisa dicegah di masa yang akan datang.


Menjadi reliabel tidak berarti anda sempurna. Ini hanya berarti bahwa orang lain memiliki kepercayaan padamu. Mereka mendapatkan keyakinan dari kemampuan dan karaktermu. Inilah hal-hal dimana hubungan bisnis dibangun. Para Profesional yang tidak dapat diandalkan tentunya akan bersusah payah saat akan mencoba menjadi terdepan di tempat kerja. Jadi, ambil tindakan untuk mengatasi Kebiasan Pembatas Karir ini sekarang juga.


Artikel Selanjutnya: Itu Bukan Pekerjaanku

photo credit: http://www.writechangegrow.com/2011/06/are-you-reliable/

0 comments:

Silahkan tinggalkan komentar anda: