Diberdayakan oleh Blogger.

Rabu, 14 November 2012

Belajar Mencintai Perubahan di Tempat Kerja

by Joielechong sipayung  |  in Personal Building at  Rabu, November 14, 2012


Artikel ini merupakan bagian ke empat dari topik mengatasi 10 Kebiasaan Pembatas Karir

Saya pernah mendengar bahwa karakter Cina dari kata "berubah" adalah kombinasi dari dua karakter berbeda: kacau dan kesempatan. Tapi jangan anggap ini kata-kata saya. Saya tidak tahu kebenarannya. Tetapi secara teori hal ini masuk akal.

Saat penelitian mengenai Kebiasaan Pembatas Karir memposisikan "penolakan terhadap perubahan" sebagai nomor 4, saya mengingat kesederhanaan hal tersebut. Perubahan benar-benar merupakan kombinasi dari kekacauan dan kesempatan. Saya pikir orang yang resistan hanya melihat dari satu sisi saja. Mereka lupa mengenai kesempatan dan hanya berfokus pada kekacauan. Tetapi, siapakah yang tidak akan menolak kekacauan?

Kita semua tahu bahwa perubahan merupakan hal yang selalu ada pada kehidupan kita dan tentunya juga pada tempat kerja kita. Teknologi telah memaksa kita untuk berusaha beradaptasi dan belajar mengenai hal-hal dasar yang baru. Dunia bisni selalu berevolusi dalam bagian kecil dan besar (pikirkan: merger, akuisisi, restrukturisasi, dll.).

Perubahan tidak mungkin dihindari, seperti kata bijak mengatakan, penolakan adalah hal yang sia-sia. Seorang Profesional yang sukses harus mau menerima perubahan walaupun hasil perubahan tersebut belum bisa diketahui.

Inilah beberapa tips untuk belajar mencintai perubahan di tempat kerja:

Sadari saat Anda melakukan penolakan
Langkah terbesar pada kebanyakan orang adalah menyadari bahwa terjadi perubahan dan bereaksi terhadapnya. Jika Anda menolak perubahan, cari tahu apa yang mendasari penolakan tersebut. Apakah karena takut? Mengapa Anda mundur saat orang lain di sekitar Anda bergerak maju?

Cari Kesempatan
Ingat bahwa perubahan = kekacauan + kesempatan. Ini merupakan persamaan dengan dua bagian. Apa potensi yang terdapat pada perubahan? Fokus pada hal tersebut.

Buat Kurang Dramatis
Perubahan dalam semalam atau perubahan yang tiba-tiba sangatlah sulit untuk dilakukan daripada perubahan secara bertahap. Hal ini seperti skenario "katak pada air yang mendidih". Jadilah proaktif saat Anda melihat perubahan di masa mendatang. Lakukan hal yang memudahkan transisi, minimalisasi kekacauan, dan perkaya kesempatan.

Lepaskan Emosi yang Terkait
Lepaskan semua perasaan yang berhubungan dengan cara lama Anda mengerjakan sesuatu. Kenyamanan dapat terjadi secara emosional daripada rasional. Ingatlah bahwa Anda mampu untuk beradaptasi dan perkembangan untuk beradaptasi tersebut hampir selalu datang dengan ketidaknyamanan. Belajarlah untuk mengikuti arus perubahan dan melihat ke mana ombak perubahan membawa Anda.


Artikel selanjutnya: Bagaimana menjadi positif di tempat kerja


sumber: www.eatyourcareer.com/2011/07/learning-love-change-workplace
photo credit: www.crosscollaborate.com

0 comments:

Silahkan tinggalkan komentar anda: