Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 24 April 2015

Mendisiplinkan diri

by Joielechong sipayung  |  in Personal Building at  Jumat, April 24, 2015

* Discipline
Disiplin itu gak gampang. Benar-benar susah. Apalagi kalau kehidupan kita senantiasa penuh dengan ketidak teraturan. Walaupun ternyata ketidakteraturan yang ada pada diri kita ternyata suatu keteraturan juga, keteraturan yang sebenarnya tidak kita sadari.

Untuk mendisiplinkan diri butuh kerja keras dan usaha yang sungguh-sungguh. Tidak cukup dengan sekadar semangat yang bergejolak dan membara. Disiplin butuh lebih dari sekadar semangat. Bayangkan jika disiplin yang ingin kita capai cuma didasari semangat. Kalau semangatnya hilang bagaimana?, kalau ternyata masalah menghancurkan semangat kita bagaimana? apa yang kita bisa lakukan kalau hanya bermodalkan semangat? apa yang dapat kita lakukan saat semangat itu hilang? Berarti disiplinnya juga ikut hilang beserta semangat kita yang sudah padam.

Mencapai sebuah kedisiplinan diri memang membutuhkan modal semangat. Tetapi disamping semangat kita membutuhkan modal lain sebagai penopang kedisiplinan itu. Kita butuh sebuah tujuan untuk disiplin. Tetapi menjadi sedikit absurd di saat kita ingin mencapai tujuan melalui disiplin ternyata kita memerlukan tujuan untuk disiplin. Hal ini seperti kasus Telur dan Ayam, kita bingung untuk menentukan yang mana sebagai pendahuluannya.

Meminjam istilah yang ada di buku Anthony Robbins, Awaken the Giant Within, kedisiplinan dapat dicapai dengan memahami Pain and Pleasure, Rasa Sakit dan Rasa Nikmat, dari tujuan dan manfaat kedisiplinan yang hendak dilakukan. Apa rasa sakit yang intens, yang dalam, yang akan kita rasakan jika tidak sampai kepada disiplin. Apa rasa nikmat yang intens, yang harus kita dapat, dari pemenuhan pada kedisiplinan ini. Rasa sakit dan nikmat akan menjadi penopang dari kedisiplinan yang ingin kita raih.

Untuk itu, temukan rasa sakit yang paling dalam yang akan terjadi pada diri kita jika kita tidak sampai pada pendisiplinan diri. Temukan hal yang sangat menyedihkan yang akan kita raih jika kita tidak mampu mendisiplinkan diri kita; Apakah kita akan jatuh miskin? apakah kita akan hidup melarat dan dijauhi orang lain? apakah hidup kita menjadi tidak berguna karenanya?. Temukan hal yang sangat nikmat untuk hidup kita jika kita mampu sampai kepada pendisiplinan diri; Pencapaian sukses tertinggi?, pemenuhan keinginan dan cita-cita sejak kecil? pemenuhan rasa bahagia bagi keluarga? atau kepuasaan batiniah yang tidak terkira?.

Bagaimanapun, kita harus disiplin. Karena tanpa disiplin tidak akan ada hasil maksimal yang dapat kita capai dalam hidup.

Mari kita sama-sama belajar mendisiplinkan diri...;)


Baca Juga:
1. Miliki Kepercayaan Pada Diri Anda.
2. Mengapa Saya Terus-Terusan Gagal.
3. Organisasi Waktu dan Kerja.




* sumber gambar: Discipline

0 comments:

Silahkan tinggalkan komentar anda: